Judul : Peri kecil dan Boneka Beruang
Saya nya yang nulis :N.S.D.M
Di dalam kamar terdapat boneka
beruang yang sedang duduk sendiri “Apakah aku ini boneka Beruang yang sangat
beruntung?apakah ada boneka lain yang sama seperti ku?” boneka beruang itu
berbicara sendiri,tiba-tiba muncul boneka anjing yang bernama Deren“mungkin
kamu boneka paling beruntung,dan mungkin ada boneka yang sama seperti kamu di
luar sana.aku pernah melihat boneka beruang yang cantik,berjalan-jalan dengan
pemiliknya.”, ujar Deren “kenapa ya?aku tak pernah di ajak jalan-jalan dengan
Rosa.apakah aku tidak cantik?”teddy bertanya lagi kepada Deren,”Bukan begitu,.........eh
ada Rosa”Pada saat mereka sendang berbicara,tiba-tiba Rosa datang,merekapun
diam layaknya boneka yang tidak bisa bicara.”Hai Teddy,(sambil memeluk teddy)
yuk,kita main sambil jalan-jalan”. Di dalam hati Teddy tersenyum “Akhirnya aku
bisa jalan-jalan bersama Rosa”.Rosa dan teddy berjalan menelusuri
komplek.”istirahat ditaman aja deh.Teddy, hari ini aku ulang tahun,apa ya kado
ulang tahun yang akan di berikan oleh Ayah dan ibu ?.”kata Rosa .”aku tidak
tahu ,tapi jika itu boneka mungkin aku akan tersisikan dan di buang
keloteng.”Teddy bergumam di dalam hatinya.
“Teddy ,pulang aja
ya,besok kita lanjutkan jalan-jalan nya.”
Teddy dan Rosa berjalan
pulang.Sesampainya di rumah .“hai bu(berlari sambil memeluk ibunya),hari ini
aku ulang tahun ibu mau kasih kado apa untuk Rosa?”Rosa penasaran dengan kado
ibu,”Itu Rahasia,Nanti malam ibu kasih deh kadonya,sama ayah juga.”ibu menjawab
sambil mengaduk adonan kue.”janji ya,bu jangan lupa!”,”iya ibu tidak lupa
kok.”.
,tiup lilin3 sekarang juga,sekarang
juga,sekarang juga ,hore(tepuk
tangan) sekarang ayo potong kuenya.” Kata Ibu Rosa“nah,sekarang ayo buka
kadonya”kata ayah”wah.... boneka Barbie cantik sekali yah,Rosa suka
sekali.”(sambil memeluk boneka barunya).
“Apa?Boneka
barbie?”Teddy terkejut melihat isi kado yang di berikan ayah kepada
Rosa.selesai merayakan ulang tahunnya Rosa kembali kekamarnya sambil membawa
boneka Barbie dan Hadiah lainya yang di berikan oleh sanak
saudaranya.”Hay..boneka cantik kamu akan menjadi keluarga mainan Rosa,”ujar
Rosa”selamat tidur semua”saat Rosa sedang tidur semua mainan berkenalan dengan
Hadiah barunya”hay namaku Deren aku boneka anjing yang bertugas menjaga kamar
Rosa,”Deren berkenalan dengan boneka Barbie dan mainan baru lainnya.
Pagi
harinya...”huaaaaah,(menguap)slamat pagi semua Boneka kesanganku, khususnya
Barbie.hai barbie nanti kita main yuk,tapi aku mau mandi dulu.daag”kata Rosa
Sambil Melambaikan tangan.”ahh,akhirnya udah mandi,sebelum kita main aku mau
beres-beres dulu,boneka yang tidak terpakai akan saya simpan di loteng,ini buat
ke loteng ini buat di kamar...ini juga masih bagus tapi sayangnya rusak,”Rosa
memilah Bonekanya ,pada saat Rosa di panggil oleh ibunya Rosa tidak sengaja
menaruhTeddy di kardus Yang bertulis”LOTENG”, “Teddy terkejut”Hah
loteng?apakah Rosa tidak sanyang lagi sama aku?lebih baik aku pergi saja nanti
malam!”.
Pada
malam harinya Teddy memutuskan untuk pergi dari Loteng,”hai kamu mau kemana
Teddy?jangan pergi?”tanya Deren”aku mau pergi “jawab teddy,”kenapa kamu mau
pergi Teddy”,”habisnya aku nggak di butuhkan lagi sama Rosa,buktinya aku di
buang keloteng “kata Teddy dengan Kesal”Bukan begitu Teddy tadi Rosa”lalu teddy
menyela pembicaranDeren”tadi memang Rosa tidak suka aku,ia sukanya sama
berbie,udah ah keputusan ku sudah bulat aku mau pergi saja dari kamar Rosa.”
Di
dalam perjalanan ia bertemu dengan peri kecil”hai Teddy kenapa kamu
bersedih?”tanya si peri kecil itu,lalu teddy mencari suara itu.”kamu
sisisiapa,tolong tunjukan dirimu?”teddy merasa ketakutan,”Hai,aku ada di atas
mu,”peri kecil itu memberitahunkan dimana ia berada,”hah peri,hay peri kenapa
kamu tau nama ku,”Teddy bertanya kepada peri kecil itu,”aku tahu dari kalung mu
itu,kamu pasti sedang bersedih kan...?”ujar peri itu”kamu kan,sudah tau
namaku...,trus nama kamu siapa”Teddy sambil berjabat tangan dengan peri
itu,”Nama ku Piki aku adalah Peri kecil yang baik,”.
Setelah
mereka berkenalan,lalu Peri kecil itu mengajak Teddy untuk pulang.Namun teddy
tidak mau di ajak pulang kerumah nya”hay teddy kenapa kamu tidak pulang
kerumah?”,”aku tidak mau kembali kerumah karena aku sudah tidak di anggap lagi
oleh pemilik ku”Teddy menganggap Rosa tidak sayang lagi kepadanya.ia lalu
putuskan untuk melanjutkan berjalan dan meninggalkan Peri itu.teddy sebenarnya
juga masih sayang kepada Rosa. Sementara itu dirumah Rosa,Rosa hanya terdiam di
Dalam kamarnya sehrian,karna ingin sekali bermain dengan boneka beruangnya yang
ia cintai.Karena ia seharian di kamarnya ia tidak mau makan kalau ia tidak di
temani oleh bonekanya.orang tua Rosa pun bingung dengan keadaan Rosa ,ia slalu
mencari-cari Teddy.melihat itu Deren dan boneka lainnya merasa kasihan dengan
Rosa,sampai akhirnya Rosa jatuh sakit di rumah badanya mulai panas.setiap tidur
ia selalu memanggil Teddy”teddy.... teddy.. di mana kah kamu...”sambil
meneteskan air mata.melihat keadaan Rosa sekarang Deren merasa kasihan dan
membantu Rosa untuk menemukan teddy.
Hingga
suatu saat ,Deren melihat teddy di belakang semak-semak, ”Hay...Teddy” sahutnya
dengan nada tinggi.”hah Deren(kaget melihat deren) kenapa kamu ke sini,aku
sudah bilang kalau aku sudah tidak mau pulang kerumah,jangan paksa aku lagi,”
Karna Deren sangat kesal karena ulah
Teddy ,ia pun menarik tangan Teddy sambil memberitahunkan bahwa Rosa sedang
sakit,mendengar cerita itu Teddy pun merasa sedih.”aku tau mungkin aku salah
mengenai Rosa selama ini,yang ternyata Rosa itu sangat menyanyangiku,”.
Didalam
perjalan pulang Deren menceritakan semua keadan Rosa di Rumahnya.
Setelah mereka berjalan cukup jauh
hingga sampailah mereka kerumah Rosa tepatnya di jendela kamar Rosa,Teddy itu
melihat keadan Rosa yang terpuruk Didalam kamarnya,”kamu benar Deren aku
mungkin salah mengenai semuanya,kalau begitu aku akan kembali ke “loteng” dan
tinggal bersama Rosa.
Ibu
rosa terkejut melihat teddy ada di Gudang,lalu Ibu Rosa buru-buru untuk membawa
Teddy ke kamar Rosa.Rosa beranjak bangun dari tempat tidurnya dan langsung
memluk teddy,semenjak itu,Teddy dan Rosa tak dapat di pisah kan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar