Kamis, 23 Oktober 2014

Cerpen"Peri Kecil dan Boneka Beruang"

Judul                          : Peri kecil dan Boneka Beruang
Saya nya yang nulis  :N.S.D.M

Di dalam kamar terdapat boneka beruang yang sedang duduk sendiri “Apakah aku ini boneka Beruang yang sangat beruntung?apakah ada boneka lain yang sama seperti ku?” boneka beruang itu berbicara sendiri,tiba-tiba muncul boneka anjing yang bernama Deren“mungkin kamu boneka paling beruntung,dan mungkin ada boneka yang sama seperti kamu di luar sana.aku pernah melihat boneka beruang yang cantik,berjalan-jalan dengan pemiliknya.”, ujar Deren “kenapa ya?aku tak pernah di ajak jalan-jalan dengan Rosa.apakah aku tidak cantik?”teddy bertanya lagi kepada Deren,”Bukan begitu,.........eh ada Rosa”Pada saat mereka sendang berbicara,tiba-tiba Rosa datang,merekapun diam layaknya boneka yang tidak bisa bicara.”Hai Teddy,(sambil memeluk teddy) yuk,kita main sambil jalan-jalan”. Di dalam hati Teddy tersenyum “Akhirnya aku bisa jalan-jalan bersama Rosa”.Rosa dan teddy berjalan menelusuri komplek.”istirahat ditaman aja deh.Teddy, hari ini aku ulang tahun,apa ya kado ulang tahun yang akan di berikan oleh Ayah dan ibu ?.”kata Rosa .”aku tidak tahu ,tapi jika itu boneka mungkin aku akan tersisikan dan di buang keloteng.”Teddy bergumam di dalam hatinya.

Cerpen "Perjuangan Si Penjual Koran"


Tema                   : Kerja Keras
Judul                   :PERJUANGAN SI PENJUAL KORAN
Sayanya yg nulis :N.S.D.M
Suatu Hari di sebuah Kampung yang kecil di  pinggiran Kota tinggallah satu keluarga yang kurang berkecukupan ,walaupun begitu keluarga tersebut sangatlah rukun.setiap pagi pak Rahman dan bu Siti bekerja untuk memenuhi kebutuhan ,kedua anak nya pun ikut membantu,padahal pak Rahman melarang anak nya untuk bekerja,tapi bagaimana lagi pekerjaannya dan pekerjaan bu siti belumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan.kedua anak nya berhenti sekolah karena membantu kedua orang tuanya. Anak pertama Pak Rahman bernama Aisya dan anak yang kedua bernama Aida .Aisya sudah tamat sekolah dasar sedangkan Aida sedang duduk dibangku SD kelas 3 ,tapi Aida tidak melanjutkan sekolah nya karena ia tidak mempunyai biaya.akhirnya Aisya dan Aida bekerja sebagai penjual koran .setiap pagi-pagi sekali Aisya dan Aida  berangkat untuk menjajakan korannya, kesana-kemari Aisya dan Aida menawarakan korannya.