Kamis, 09 April 2015

Cerpen "Si Ulat Yang Malang"

Tulisan ku : N.S.D.M

Dahulu kala di sebuah hutan yang sangat indah,tinggalah ulat kecil.
Ulat itu selalu di hina oleh teman-teman nya, Suatu hari ketika ulat itu sedang mencari makan di dekat sungai...dia melihat gajah yang sedang sendirian  minum di dekat sungai. Ulat itu menyapa gajah “hay gajah?”,gajah itu tampak kebingungan ”sepertinya ada yang memanggil ku tapi kok tidak ada hewan”,lalu ulat itu menyapa lagi”hay gajah aku di atas daun”,gajah pun melihat ulat yang di atas daun”oh ternyata kau ulat,kau sangat kecil jadi aku tidak bisa melihat mu,ha ha ha...” ejek gajah. Ulat kecil itu meninggalkan gajah,lalu ulat kecil itu melihat burung merak dan seekor harimau yang sedang mengobrol. Ulat kecil itu kembali menyapa “hallo..,bolehkah aku bergabung”tanya ulat itu,”waaah...ada ulat kecil,ada apa kemari!”kata harimau,”aku hanya ingin bergabung,boleh kah?”tanya ulat itu lagi,”boleh saja tapi jangan dekat dekat karna durimu akan menyakiti kita”sentak burung Merak.”harimau ..bagaimana tentang bulu ku ... bagus kan?aku juga bisa menari... la la la li li li lu lu lu”burung merak itu memamerkan bulu nya yang indah sambil menari,”hay lihatlah aku aku juga punya bulu yang cantik dan gagah...haummm”.”hai ulat kecil,apakah ada yang mau di tunjukan kepada kami ?”tanya si merak,”ha ha ha apa yang mau di tunjukan di kan jelek,dia juga tidak mempunyai bulu yang bagus,dia Cuma punya duri yang
berbahaya,ha ha ha”mereka berdua tertawa terbahak bahak,tak sengaja bulu Ulat itu menusuk ke tubuh merak”aduhh sakit sekali dan juga gatal..”merak itu menjerit kesakitan”kan.. aku sudah bilang jangan dekat dekat kami,lebih baik kamu pergi dari sini”harimau itu mengusir Ulat yang malang,ulat kecil itu kembali keRumahnya,lalu ia berdo’a kepada Allah”ya allah kenapa semua teman ku menjauhi ku,apa salah ku ya allah,duri ku yang berbahaya dan tubuh ku yang kecil ini,selalu menjadi ejekkan teman-teman ku.”setelah berdoa si ulat kecil yang malang berpuasa selama beberapa hari tubuh si ulat mulai di tutupi dengan serat yang kemudian menjadi kepompong dan berubah menjadi seekor kupu-kupu yang sangat cantik melebihi bulu merak,dan bisa terbang sehinnga bisa di lihat oleh teman-temannya.
Ketika ulat menjadi kupu-kupu semua binatang tak percaya kupu-kupu itu si ulat,lalu ulat itu bilang kalau ia pernah di ejek gajah kecil,trus di bilang jelek dan pernah menusuk tubuh merak . kemudian semua binatang percaya bahwa kupu-kupu itu dulunya adalah Ulat kecil yang dulu pernah di ejek mereka,mereka lalu berminta maaf dengan si Ulat yang sekarang menjadi kupu – kupu.
Akhirnya mereka berteman,dan menjadikan ulat itu sebagai Sahabat mereka.penghuni Hutan itu menjadi Damai dan tidak saling menghina.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar